![]() |
| Vodz minus si kurcaci Broto :D (Tulisan drama by Kresna) |
Saat 50 Tahun Nanti
Saat masih bekerja di Surabaya, saya punya sekelompok
sahabat. Kami hampir selalu menghabiskan weekend bersama. Ah, tidak cuma
weekend, bahkan kadang makan siang, dinner, supper, atau sarapan pagi, atau
kadang seharian, atau… banyak lah.
Dan bukan cuma senang-senang. Kadang kami juga sering
saling menggosipkan di belakang, dengan awalan “Tapi kamu jangan bilang-bilang
yang lain ya…” :p Kadang saling berantem diam-diam, kadang ada yang menuduh ini
begini dan begitu. Tapi, at the end of the day, kami selalu baikan lagi.
Tertawa-tertawa lagi, menertawai tingkah laku kami yang drama setengah mati.
Lalu, suatu hari, dengan kecanggihan Blackberry
Messenger, yang pasti juga dimanfaatkan hampir semua penggunanya, kami membuat
Group. Namanya, Vodkerz. Silakan mengucap “He? Vodkerz?” tapi jangan tanya
“Kenapa?” karena bukan itu yang sedang saya ingin bahas di sini.
Yang saya ingin bahas di sini adalah bahwa kami
sekarang sudah agak sulit berkumpul lengkap lagi. Lima orang memang masih di
Surabaya (satu akan segera pindah ke Jakarta), dua ekor lagi memilih menikah
satu sama lain dan tinggal di Bali, dua orang lagi di Jakarta (dan jarang ketemu), satu ekor dipinang orang dan diboyong ke Sydney, satu lagi mencari
jati diri ke Seattle :p.
![]() |
| New Year 2010 |
Betapa waktu begitu cepat berputar dan kami tiba-tiba
sudah bukan anak kuliahan lagi, bahwa sudah ada yang mulai memikirkan ”Suamiku
enaknya dimasakin apa yah besok pagi?” atau "Gila. Cukur rambut aja harus bayar USD 40."
Tapi, kami masih saling ngobrol lewat group (dan
bahkan masih ngambek-ngambekan. Hahahaha). Lalu, kemarin saya tanya ke sahabat-sahabat saya itu,
tentang satu topik:
Kalau (insya Allah) usia udah 50 tahun, kamu pengen
hidup seperti apa?
Jawaban mereka sebenarnya biasa-biasa :p, begini
obrolan kami (dengan bahasa yang saya olah supaya lebih mudah dimengerti) …
Nysa: Aku pengen udah pernah jalan ke Eropa, punya
usaha sendiri yang bantuin suami, punya lima (LIMA!) anak yang sayang dan
ngelindungin aku.
Kemal: Aku mau jadi dokter andal, pintar, cekatan,
ikhlas, terkenal, dan lebih iklas menolong sesama (yang terakhir paling
PENTING!)… Punya rumah sendiri dan bisa gantian menghidupi bapak, ibu, dan
Anisha (saudara Kemal), dan belikan mereka rumah (lagi?)
Broto: I have nothing in mind. Bingung mikir tadi. I
guess jadi konsultan aviasi.
Vitha: Aku pengen bisa jalan-jalan ke luar negeri
tanpa mikir. Ada konser di UK, cus… (gila, 50 tahun dan masih mikir konser, nenek-nenek Grunge!) Ke airport bawa koper, milih random destination, beli tiket,
berangkat. Dan seputaran Indonesia juga nggak apa.
Lingga (sekaligus menanggapi istrinya, Nysa):
Keliling Endonesia, keliling dunia, mengumpulkan foto-foto di tiap kota,
negara. Hunting foto sambil bersepeda (-_-“) Ke Eropa juga, you (Nysa) and me.
Sambil ngelihat paus yang berenang di pool kita (Paus adalah Doni, salah satu
teman kami yang gedenya kayak bayi Paus lahir prematur)
Iphie: Jadi orang bahagia. Ngerjain apa aja,
gonta-ganti dan nggak pernah permanen sesuka hati. Nggak perlu bingung karena
udah tinggal menadah duit yang dihasilkan semasa muda. Keliling dunia kemana
aja. Punya anak tiga, suami masih sama (Ouw). Bisa ngurusi keluarga Jagalan
(Jagalan – tempat tinggal keluarga Iphie di Surabaya)
Irene: Traveling. Punya perusahaan gede, rumah gede
yang isinya lengkap sampai nggak perlu keluar rumah lagi. Membahagiakan
keluarga dan membantu orang lain.
Dari semua itu, ada satu mimpi rame-rame yang saya
sortir dan memang sengaja dimasukkan di bagian akhir:
Bahwa kita mau waktu usia 50an nanti, kita ketemu
lagi, ngumpul di satu tempat. Lalu, sambil mengenang mimpi kami ini… :)
![]() |
| Iftar at Tante Yun's |
***
Nanti, kalau sampai usia 50 tahun, saya yakin,
tulisan ini akan seru untuk dibaca lagi. Bahwa siapa tahu mimpi-mimpi
kami masih jauh belum tergapai, atau malah sudah kesampaian saat usia baru
30an, atau arah rel kereta hidup mengantar kami ke jalan yang sama sekali
berbeda. Tidak apa. Mimpi tidak pernah salah.
Saya juga sempat menanyakan pertanyaan tentang 50
tahun ini lewat twitter, salah seorang klien saya, Mbak Deffy Hardjono, menjawab
begini:
Have 10houses to rent out & doing full time
charity works. Amin!
Bermain-main dengan mimpi seru juga yah..
Yuk!



0 comments:
Post a Comment