Friday, May 27, 2011

Hore, Hari Ini Makan Tempe!

Ngobrol sama seniman yang bisa diajak ngobrol (karena kadang ada yang nggak bisa diajak ngobrol) adalah salah satu hal yang seru dilakukan. Terutama, kalau kita sedang butuh intermezo. Pemikiran seniman-seniman itu kadang suka kebalik sama apa yang ada di pikiran orang kebanyakan. Dan kadang banyak benarnya.

Di tempat saya bekerja dulu, saya sering ketemu dengan seniman desain grafis. Orangnya nyentrik-nyentrik. Salah satunya adalah Idan. Tipikal idealis. Selain itu, kalau dengar dia ngomong, topik biasa bisa jadi luar biasa karena semangatnya bercerita dan perspektifnya.

Suatu hari, saya ngobrol sama dia. Niatnya, iseng. Ketika itu, saya barusan lihat seorang bapak mengajak anaknya sarapan. Si anak punya nickname Jupe. ”Jupe, hari ini kita makan tempe aja ya,” kata si Bapak. Lalu, saya ceritakan hal ini ke Idan, dengan nuansa memberikan belas kasih.

Sebelum menanggapi obrolan saya itu, Idan kelihatan berpikir sebentar. Lalu, dia senyum (gayanya memang begitu sebelum mulai menanggapi sesuatu). Tahu dia mau memberi tanggapan, saya diam. Idan pun mulai bicara.

”Gue pikir orang-orang itu aneh yah. Kenapa mereka harus ngomong... ’Hari ini kita makan tempe aja ya.’ ... Kenapa mereka nggak bilang (di sini, Idan mengubah mimiknya yang datar jadi antusias dengan mata agak melotot)... ’Nak, tahu nggak. Hari ini kita makan enakk! Kita makaaaan tempeeee!’.... Kenapa ngomongnya nggak gitu!”

:)

Anda sarapan apa tadi pagi?


@azizhasibuan

No comments: