Wednesday, January 05, 2011

Cit Cit Tweet


Tadi malam, saya baru sampai di rumah sekitar pukul 2 pagi, lalu packing hingga pukul 3, kemudian baru tidur. Mata saya sudah harus dibuka lagi saat jarum jam bersiap-siap bergerak dari angka 5. Ini karena saya harus sudah ke bandara pada pukul 6 pagi.

Saya kurang tidur. Saya mau mengeluhkan ini di twitter.

*

Beberapa bulan lalu, salah seorang teman ngaku ke saya, "Ziz. Kemaren-kemaren tuh gue sempet hampir unfollow lo di twitter."

"Oh ya? Kenapa?"

"Twitter lo isinya udah kayak orang-orang yang akhirnya gue unfollow. Kayak gak ada semangat idupnya. Tapi kagak jadi. Gue pikir, pasti nih anak lagi kecapekan aja."

Saya ketawa.

*
Saya punya seorang teman lain lagi yang entah dengan latar belakang apa, setting-an text yg muncul di twitternya sering bernada negatif.

Saat orang bersimpati ketika Gus Dur meninggal, dia justru seolah bersyukur dengan menuliskan respon-respon negatif. Ketika orang bersimpati dengan kematian Michael Jackson, dia menampilkan tweet yang isinya kurang lebih "Sekarang aja inget MJ, dulu waktu hidup dihina-hina." Dan yang paling baru, waktu semua orang men-support timnas sepak bola Indonesia, dia dengan nuansa menghina menyebut Indonesia sebagai tim yang beruntung saja dan nasionalisme orang-orang itu palsu.

Membaca status-status itu, walau tidak ditujukan ke saya, sering membuat kesal. Sampai akhirnya saya cepat-cepat men-scrool handphone setiap melihat teman saya ini melakukan update status.

*

Sepertinya ini kehebatan twitter. Dalam batasan 140 karakter, dia bisa menyemburkan api atau menyiramkan air.

Pagi tadi, saya membaca update status dari Udjo Project Pop
@udjudj: Alhamdulillah, new morning, bismilah

Rasanya saya ikut bersemangat lagi membacanya.

Lalu, kalau ternyata hanya dengan menulis update status di twitter kita bisa mengajak orang untuk lebih bersemangat, lebih berani, lebih happy, kenapa harus menebarkan energi negatif?

*

Saya men-delete status keluhan tentang butuh tidur yang belum jadi saya post, kemudian mengetik ini:

To Juanda. Bismillah. Semoga semua lancar hari ini

Anda punya hak memilih sikap yang mana, dan orang lain punya hak menentukan sikap akan menyukai tweet Anda atau menganggap tweet-tweet Anda tidak berguna, lalu meng-unfollow. Jadi, jangan kesal kalau di-unfollow.

:)

Ditulis sambil menunggu boarding

@azizhasibuan

Ilustrasi diambil dari rmhowe.comBlogBooster-The most productive way for mobile blogging. BlogBooster is a multi-service blog editor for iPhone, Android, WebOs and your desktop

4 comments:

Ratna Wahyu said...

stujuuu.. like this.. retweet :)

Anonymous said...

100% agree ! sharing behaviour like this might change the world ...

Keep spreading positive energy to everyone !

aziz said...

Hi Anonymous!

There is an option for you to mention your name here..

Would love to know who you are

:)

Anonymous said...

I know, I can read it .... But I choose to be an anonymous

Love your blogs ! Keep on writting