Saturday, December 11, 2010

Jangan Tonton Rumah Dara (Spoiler)




Judul Film: Rumah Dara (Macabre)
Tahun: 2009
Produser/Penulis/Sutradara: The Mo Brothers (Kimo Stamboel, Timo Tjahjanto)
Durasi: 95 menit
Genre: Slasher

Kenapa jangan menonton Rumah Dara?

Rumah Dara adalah film slasher pertama Indonesia yang pernah saya tonton dan dengan sukses membuat rasa ngilu selama 95 menit durasinya. The Mo Brothers memancing rasa ingin tahu saya sejak mereka memulai film ini dengan pemutaran video bergaya klasik, menampilkan tiga orang anak kecil sebagai cast-nya.

Film ini bercerita tentang satu keluarga beranggotakan Ibu Dara (Shareefa Danish), Maya (Imelda Therinne), Adam (Arifin Putra), dan Arman (Ruly Lubis). Berempat, mereka tinggal dalam sebuah rumah di kawasan Subang, di balik rerimbunan pohon cemara. Keluarga psycho ini hidup dengan mengincar kepala-kepala manusia.

Adalah ibu muda dengan kandungan delapan bulan bernama Astrid (Sigi Wimala) serta teman-temannya yang menjadi incaran Ibu Dara dan keluarga. Dengan jebakan, Maya sukses menggiring Astrid dkk main-main ke Rumah Dara.

Sisa film ini kemudian akan menunjukkan romantisme keluarga Rumah Dara dengan darah. Satu persatu para tamu mereka kenalkan pada malaikat maut; dengan perkenalan-perkenalan manis, seperti menusukkan gunting ke leher atau memenggal kepala dengan gergaji mesin diiringi musik syahdu dari radio bernuansa tempo dulu.

Film ini juga mengubah pandangan saya. Dulu, saya pernah merasa tidak impress dengan Julie Estelle. Saat dia tampil di Kuntilanak, saya membuat tulisan berjudul Kuntilanak; Video Klip Terbaru Rizal Mantovani. Tapi, saya sekarang harus bilang ke Julie, saya terlalu cepat menilai kemampuannya ketika itu.

Di Rumah Dara, Julie melepaskan kulitnya; dari seorang selebriti yang pengin tampil di jaringan 21, menjadi seorang aktris. Begitu juga dengan Arifin. Entah apa karena dia tidak perlu banyak bicara, acting-nya di Rumah Dara terbang ke level lain, meninggalkan acting sebagai cowok cupu di sinetron yang harus saya akui pernah saya tonton (Sumpah, nontonnya nggak sengaja).



Lalu, ini: Danish. Dia adalah aset besar Rumah Dara. Sebagai model, Danish seharusnya tidak kesulitan menampilkan tatapan mata tajam kejam jahanam. Tapi, salah satu yang membuat saya kagum adalah stabilitas suaranya di sepanjang film. Gerakan-gerakan halus dan tenangnya juga membuat saya merasakan gemas, seperti rasa gemas saya kalau sedang ingin nepok nyamuk yang riwa-riwi di kamar. Pengin cepet bikin nyamuknya mati berdarah-darah, dan pengin ngelepasin sayapnya.

Rumah Dara juga menunjukkan bahwa orang-orang yang ada di balik film ini adalah orang yang into detail. Saat Ibu Dara kedatangan tamu sejumlah polisi, dia sempat berdiri dengan siluet tanduk pajangan di dinding. Siluet tanduk itu seolah tampil menjadi tanduk pada kepala Ibu Dara. Di mata saya, ini permainan cantik.

Begitu pula kejelian mereka untuk membumbukan drama yang pas. Saya merasakan pilu ketika mendengar Astrid membisikkan jenis kelamin bayinya kepada sang suami, Adji (Ario Bayu), di saat dia meregang nyawa.

Kalaupun ada sedikit yang kurang pas dari film ini, yaitu efek membakar orang yang kurang halus. Tapi, ini tidak akan mengganggu.

Lalu, mengapa saya membuat judul Jangan Menonton Rumah Dara untuk post ini? Iya. Jangan menonton Rumah Dara kalau Anda tidak suka menonton film kelas bintang!

*

Saya harus meminta maaf kepada siapapun yang terlibat di pembuatan film ini. Saya ketinggalan mau nonton Rumah Dara di bioskop karena di Surabaya hanya tayang sangat sebentar, dan saya sangat kesulitan menemukan video original-nya di manapun. Bahkan, yang bajakan pun susah. Lalu, saya download satu persatu 10 bagian film ini dari Youtube.

Kalau ada yang tahu dimana tempat jual versi original film ini, kasih tahu dong!


- Tulisan ini dibuat di atas kereta api Bima dari Solo ke Surabaya.

6 comments:

ratih adiwardhani said...

Salah satu film Indonesia terbaik di tahun 2010, setuju? :D. Soundtracknya juga kalo didenger-dengerin, rasanya creepy abis.

DVDnya udah keluar kok, selamat mencari :)

Dany_c00l said...
This comment has been removed by the author.
Dany_c00l said...
This comment has been removed by the author.
Dany_c00l said...

Buka link ini:

http://www.downloadfilem.com/film-rumah-dara.html

merlin leonita said...

sumpah film ini sukses buat gue ngilu, jijik, pusing kepala. meskipun gk dipungkiri film ini bikin gw pengen nonton terus. ada lagi gk sekuelx..?

Firdi .K Ramadhan said...

Perasaan bukan gunting deh yg dipake nusuk Astryd sama Adjie? Tapi tusuk konde itu??