Tuesday, February 26, 2008

Happy Birthday DetEksi!


Tadi pagi saya terbangun dengan sebuah SMS dari pak Bos. Dia mengucapkan selamat ulang tahun. Bukan, bukan saya yang ulang tahun. Seperti yang saya beberkan di tulisan sebelumnya, yang ulang tahun adalah kantor tempat saya bekerja, DetEksi Jawa Pos. Halaman koran anak muda, yang kelahirannya dibidani sendiri oleh pak Bos saya itu.

Dia mengucapkan ulang tahun sembari menjelaskan bahwa ketika membuat halaman ini delapan tahunan lalu, yang terbayang di benaknya, ”DetEksi bisa bertahan, maksimal lima tahun.” Tapi, ternyata DetEksi bisa bertahan hingga sekarang.

Saya tahu itu adalah send-to-many-SMS. Saya juga tahu, buat pak Bos, mengirim seribu SMS juga tak akan mengganggu kondisi keuangannya. Tapi, saya senang mendapatkannya.

Saya lebih senang lagi, setelah SMS itu saya balas, pak Bos membalas lagi. Katanya begini: Halaman ultah hari ini lucu.

Pendek. Tapi, cukup membuat otot-otot di pipi saya tertarik-tarik, membentu apa yang orang bilang senyuman.

Halaman spesial ultah kami, dipenuhi dengan foto kru DetEksi. Foto wajah kami ditambahi ilustrasi bentuk-bentuk badan yang lucu. Saya kebagian jadi Aladdin. He he he. Sesuai request tuh! Ada yang jadi sumo, indian, mbok jamu, dan masih banyak lagi. Semua kemudian disusun menjadi papan monopoli berbentuk angka 8.


(Kalau pengin tahu bentuknya, coba deh buka di sini Ada juga halaman ultah lain yang juga bisa kamu lihat di sini. Pastikan komputermu udah di-download PowerPoint)


Memang, yang membuat halaman ultah itu jadi lucu, mungkin bukan saya. Kemungkinan besar justru adalah tim grafis yang berjuang berhari-hari tidur di kantor untuk bikin ilustrasi superbanyak. Tapi, biarkan saja. Walau saya cuma mengurusi naskah, walau cuma jadi bagian kecil dalam pembuatan halaman itu, yang penting saya masih ambil bagian. Iya kan?

Ha ha ha. Sebut saya narsis, bilang saya besar kepala, panggil saya gila pujian, TERSERAH! Yang penting, saya memang senang, kamu mau apa? He he he.

Umur DetEksi sekarang sudah delapan tahun. Kalau disamakan dengan orang, kami mungkin sedang bandel dan lugu-lugunya. Mulai jadi anak kelas dua SD, mulai kenal cinta-cintaan, mulai malu kalau keliling rumah tanpa celana dalam.

Perayaan sore tadi dilakukan dengan sangat sederhana. Ada beberapa pembaca, perusahaan, dan kampus yang datang bawa kue ulang tahun, bunga, atau hadiah lainnya. Yang ada di foto ini adalah beberapa pembaca gila DetEksi yang rajin banget men-support event-event kami. Senang sekali mengetahui bahwa kami begitu disayangi... He he he

Oh ya, biar acara ultah tambah seru, kami membeli sekitar 100 hadiah murah meriah yang dibungkus rapi oleh Jehan, Putri, Ellen, dan anak-anak DetEksi lain. Lalu, semua anggota di redaksi dipersilakan memasukkan nama mereka dalam sebuah bowl. Nama mereka lalu diundi. Yang keluar, dapat hadiah. Ada tempat sampah plastik, kotak makanan, gayung, dan hadiah-hadiah ala 17 Agustusan yang lain. Hadiah utamanya, dua pasang sepatu Converse. He he he.

Mas Yudi, driver para direksi yang super-duper-baik-hati termasuk yang beruntung dapat Converse. Sepasang sepatu lainnya dibawa pulang mas Becky Subecky, fotografer andal itu.

Pak Dahlan Iskan, CEO Jawa Pos, kebetulan juga datang. Dia beruntung mendapatkan hadiah sebuah lunch box dan tertawa gembira. Ha ha ha. Anak-anak DetEksi juga tertawa, sambil berpikir, ”Bahkan, untuk bikin pabriknya saja, dia pasti masih sanggup.” Tapi, yang penting kan keceriannya.

Saya sangat senang, sangat menikmati hari ultah DetEksi, sangat larut dalam keceriaan di tempat yang selalu penuh dengan deadline-deadline ketat ini.

Kemudian, dalam hati saya bertanya, ”Akankah saya merasakan keceriaan seperti ini tahun depan?”





Happy Birthday DetEksi!
-i will always try to love my day-

3 comments:

Isabella Angelita Jaya said...

Ehmmm...
Mas...
Please deh!
HAPUUUUUSSSS FOTONYAAA!

aaf said...

hehehe...
gate* jiz..
tulisanmu apik..

sudah mulai bernuansa mas ulik sekarang...

nyesel, kurang banyak menimba ilmu dari dia,,,

aziz said...

he? bernuansa mas ulik?
hekekekekekek....